oleh

Yoseph Gebze Ajak Umat Katolik di Paroki Buti Teladani Santa Theresia

Merauke, Suryapapua.com– “Santa Theresia itu setia dalam hal-hal kecil. Jadi kita umat Katolik di Paroki Santa Theresia Buti, tak perlu menuntut atau melakukan perbuatan besar, tetapi kita dorong melakukan perbuatan kecil yang kemudian juga hasilnya akan besar.”

Ajakan itu disampaikan Ketua Dewan Paroki Santa Theresia Buti, Yoseph Gebze saat memberikan sambutan pada HUT Paroki Santa Theresia Buti ke-70 MInggu (2/10).

“Mari untuk kita berangkat dari spiritualitas Santa Theresia bahwa kita melakukan hal kecil di depan sebagai seorang bapak, mama dan anak baik di rumah maupun lingkungan gereja,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Yoseph menyampaikan terimakasih kepada team kerja OMK Santa Theresia Buti yang telah sukses melaksanakan peringatan HUT hari ini.

“Bulan Agustus lalu, kita juga baru merayakan masuknya Injil di Selatan Papua di Paroki Buti,” katanya.

OMK, lanjut Yoseph, mempunyai semangat sangat tinggi. Mereka memiliki iman dan kecerdasan. Pengurus paroki dan pastor serta suster dan umat sangat mendukung gebrakan serta terobosan yang dilakukan.

Meskipun disana sini masih ada kekurangan, namun semua terus berproses agar menjadi dewasa secara iman. Paling utama dan terpenting adalah keterlibatan semua.

“Lalu kita semua sebagai umat yang telah dibaptis, wajib terlibat. Konsekuensi dari sebuah pembaptisan adalah keterlibatan kita dalam persekutuan di gereja,” katanya.

Pastor Jakob Priyono, Pr sedang berikan sambutan – Surya Papua/Frans Kobun
Pastor Jakob Priyono, Pr sedang berikan sambutan – Surya Papua/Frans Kobun

Sementara Pastor Jakob Priyono, Pr dalam sambutannya juga meminta kepada umat agar semakin beriman. Apapun yang terjadi adalah kehendak Tuhan yang menjadi kekuatan.

“Umat harus mengikuti teladan Santa Theresia mengerjakan hal hal kecil  dengan suatu  semnagat besar.  Ketika hal kecil dilakukan sungguh sungguh, maka pengaruhnya akan besar,” ungkapnya.

“Dengan semangat Santa Theresia, pelindung paroki, kita kerjakan hal kecil dengan cinta besar. Apakah nanti hasilnya besar atau kecil, tak jadi masalah. Bagi Tuhan besar dan kecil adalah sama,” katanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *