oleh

Warning Keras Bagi Kepala Kampung, Stop Gunakan Dana Desa Untuk Mabuk

Merauke, Suryapapua.com– Bupati Merauke, Romanus Mbaraka memberikan warning keras kepada kepala kampung, sehubungan pengelolaan dana desa dan sumber dana lain dari pemerintah. Karena nilai yang diturunkan ke setiap kampung  mencapai miliaran rupiah.

Pengelolaan dana harus transparan bersama masyarakat. Bukan kepala kampung bersama aparaturnya mengurus sendiri. Perlu  koordinasi serta kerjasama yang baik.

Permintaan itu disampaikan Bupati Mbaraka usai melantik puluhan kepala kampung pekan lalu. “Saya lebih menekankan kepada kepala kampung orang asli Papua (OAP) agar mengurangi pinjaman  berlebihan, karena bunga yang dipatok peminjam tak main-main,” tegasnya.

Selain itu, lanjut bupati, dirinya tak mendengar jika ada kepala kampung setelah mencairkan dana memanfaatkan untuk mabuk-mabukan dan menyewa mobil rental. “Ini warning tegas dan keras kepada semua kepala kampung,” katanya.

“Kenapa saya katakan demikian, karena berangkat dari informasi selama ini didapatkan. Dimana ada oknum kepala kampung, setelah mencairkan dana, bukannya langsung pulang ke kampung, tetapi berfoya-foya di kota. Ini tidak boleh terjadi lagi,” pintanya.

Setelah pencairan dana, langsung pulang kampung.  Dan, mengundang semua masyarakat dan duduk bersama  membicarakan program kerja yang menjadi skala prioritas.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *