Unmus Miliki Sembilan Sarana Olahraga

Olahraga202 views

Merauke, Suryapapua.com– Universitas Negeri Musamus (Unmus) telah memiliki sembilan sarana olahraga atletik, termasuk lapangan bola kaki  yang dibangun sejak 2018 silam.

Oleh karena fasilitas dimaksud telah selesai dikerjakan, maka langsung diresmikan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, Rektor Unmus, Beatus Tambaip serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Benjamin Latumahina,kemarin petang.

Bupati Mbaraka dalam kesempatan itu mengatakan, hadirnya Unmus di tanah Anim Ha adalah suatu kebanggaan. Olehnya generasi sekarang dapat merawat meneruskan.

Dikatakan, asal mula berdirinya Unmus, setelah banyak mahasiswa yang kuliah di luar sakit meninggal dunia. “Dari situ saya mengecek dan ternyata banyak uang dikeluarkan untuk biaya studi. Lalu saya buat tulisan sekaligus serahkan kepada kaka Johanes Gluba Gebze saat beliau menjabat Bupati Merauke. Dari situ, lahirlah universitas ini,” ungkapnya.

Diharapkan  sarana olahraga yang sudah dibangun, dijaga dengan baik. Lalu  tenaga yang dipercayakan merawat, harus memahami tentang lapangan.

“Bulan Agustus mendatang akan ada kompetisi melibatkan seluruh mahasiswa, dalam rangkaian HUT 17 Agustus dan nanti anggaran saya siapkan,” katanya.

Sementara Rektor Unmus, Beatus Tambaip mengatakan, pembangunan sarana atletik dan lapangan bola kaki dikerjakan melalui tiga tahap.

“Dua tahapan sudah terealisasi dan hanya tersisa satu yakni pembangunan tribun penonton. Pemerintah sudah banyak memberikan anggaran untuk  Unmus, tapi masyarakat Merauke belum tahu banyak tentang  keberadaan universitas dimaksud. Jadi  fasilitas olahraga yang diresmikan ini,  bukan hanya milik  Unmus tetapi  semua rakyat,” ujarnya.

Beatus mengaku lebih memfokuskan perhatian ke sarana atletik, karena anak-anak Marind  memiliki potensi di bidang olahraga ini.

“Memang saya mengajak Pemkab Merauke bersinergi bersama membangun anak-anak Papua. Sehingga kelak mereka dapat berkompetisi di tingkat regional bahkan nasional.  Sekaligus mengangkat harkat dan martabatnya,” jelas dia.

Penulis  :Yulianus Bwariat

Editor   :  Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *