oleh

TSE Group Peduli Tenaga Pendidik di Papua

Boven Digoel, Suryapapua.com– PT Tunas Sawa Erma (PT.TSE) kembali  menunjukan dukungannya dalam meningkatan kualitas pendidikan di pedalaman Papua, setelah sebelumnya memberikan bantuan berupa seragam sekolah dan beasiswa.

Kali ini dukungan kembali ditujukan melalui pemberian honor guru dan jaket  kepada para guru di SDN Persiapan Miri, Kampung Miri, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel  beberapa waktu lalu.

Bantuan yang berkelanjutan ini diberikan secara simbolis oleh Sutisna selaku Manager Humas PPA MGT kepada salah satu perwakilan guru honorer dan kepala sekolah.

Kegiatan ini merupakan  Program Corporate Social Contribution (CSC) yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik yang berada disekitar wilayah perusahaan.

Bantuan seragam sekolah untuk anak didik – Surya Papua/IST
Bantuan seragam sekolah untuk anak didik – Surya Papua/IST

Dari rilis yang diterima Surya Papua Kamis (29/9), salah seorang guru honor di SD tersebut, Theresia Tinimarop  mengaku sangat senang dengan bantuan yang diberikan pihak perusahaan. “Saya berharap kedepan hubungan kerjasama ini dapat terjalin baik,” pintanya.

Sutisna, perwakilan  pihak perusahaan  mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan dengan memberikan bantuan honor kepada tenaga honorer di SD Negeri Persiapan Miri dengan harapan dapat menambah motivasi dan semangat guru dalam mengajar.

Kepala Sekolah SDN Persiapan Miri, Lambertus Takerop juga  meyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak perusahaan yang selalu peduli terhadap pendidikan di tanah Papua.  Bukan hanya itu, Ia juga berharap hubungan antara pihak perusahaan dan sekolah dapat terjalin dengan baik kedepannya.

Untuk diketahui, PT. TSE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit di Papua, yang berkomitmen dalam penerapan tata kelola sawit berkelanjutan dan terus berinovasi untuk mengedepankan tanggung jawab lingkungan dan social.

Penulis : Frans Kobun

Editor    : Frans Kobun

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *