Setelah Bebas Jalani Hukuman di Negara PNG, 8 Nelayan Merauke Akan Dihantar dari Vanimo Menuju PLBN Skouw

Laporan Utama173 views

Merauke, Suryapapua.com– Sebanyak delapan nelayan Merauke yang ditangkap tentara PNG 2021 silam lantaran masuk di perairan negara tersebut dengan KM Adijaya Sumatera  mencari ikan, telah bebas menjalani hukuman.

Kedelapan nelayan itu diantaranya Alvin Jana (kapten), Ardin Lamuti, Andika Haka, Lapura Lasihali, Laode Napsahu, Laode Arif Udin, Abdul Aziz serta dan  Lahani Launga.

Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Merauke, Rekianus Samkaka, S.STP, M.AP kepada Surya Papua Kamis  (13/4) menjelaskan, kedelapan nelayan  sudah bebas dan kini sedang di Konsulat RI di Daru-PNG.

Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Merauke, Rekianus Samkakai – Surya Papua/Frans Kobun
Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Merauke, Rekianus Samkakai – Surya Papua/Frans Kobun

Sedianya, lanjut Rekianus, tanggal 8 April 2023, delapan nelayan akan dijemput di Torasi, setelah bergerak dari Daru, hanya saja dilakukan penundaan hingga 10 April.  Oleh karena ada sedikit gejolak di Daru, sehingga pemerintah menyarakan tak melalui jalur laut.

Padahal, menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan untuk penjemputan bersama Lantamal XI bersama beberapa instansi lain. Lalu dukungan penuh juga dari Bupati Merauke, Romanus Mbaraka untuk operasional pemulangan para nelayan.

“Tadi pagi saya baru mendapat telpon dari Konsulat RI di Daru, kalau kedelapan nelayan tinggal sementara di konsulat. Selanjutnya pada Sabtu 15 April, mereka terbang menuju Port Moresby. Lalu  lanjut ke Vanimo dan bermalam di Konsulat RI di Vanimo,” kata Rekinaus.

Foto bersama perwakilan konsulat di Dari dan nelayan serta tentara PNG – Surya Papua/IST
Foto bersama perwakilan konsulat di Dari dan nelayan serta tentara PNG – Surya Papua/IST

Selanjutnya pada Senin 17 April 2023  akan dihantar perwakilan konsulat dari Vanimo dengan mobil menuju PLBN Skouw. Dari situ, dilakukan serahterima kepada Pemerintah Kabupaten Merauke.

“Begitu serahterima, kami ke Jayapura dan jika tak ada halangan, Rabu bersama kedelapan nelayan akan terbang ke Merauke,” ungkapnya.

“Terimakasih banyak kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Merauke, Romanus Mbaraka-H. Riduwan yang telah memberikan suport dan atau dukungan penuh untuk pemulangan delapan nelayan itu,” katanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *