oleh

Keluarga Petani Flobamora di Tiga Distrik Gelar RUA, Agendanya Pemilihan Ketua

Merauke, Suryapapua.com– Bertempat di SP-7, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke Sabtu (8/10) berlangsung rapat umum anggota (RUA) yang dihadiri perwakilan masyarakat Flores, Sumba, Timor dan Alor (Flobamora) dari tiga distrik yakni Semangga, Tanah Miring dan Jagebob.

Agenda pelaksanaan RUA, tidak lain adalah pemilihan Ketua Umum Petani Flobamora dari tiga distrik tersebut.

Berbagai informasi dihimpun Surya Papua, panitia telah menyediakan formulir untuk dibagikan kepada perwakilan tiga distrik yang merupakan basis orang Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti SP-3, SP-7, Erom, Jagebob dan beberapa tempat lain untuk mengusung bakal calonnya.

Sesuai mekanisme, bakal calon akan memaparkan visi-misinya dihadapan seratusan lebih perwakilan masyarakat. Lalu dilanjutkan proses pemilihan.

Hingga berita ini dinaikkan, belum diketahui secara pasti dan jelas berapa calon akan ‘fait’ dalam proses pemilihan.

Donatus Manu sebagai penggagas sedang memberikan sambutan – Surya Papua/Frans Kobun
Donatus Manu sebagai penggagas sedang memberikan sambutan – Surya Papua/Frans Kobun

Beberapa mata acara dilalui, dengan sambutan oleh penggagas ketua petani Flobamora. Harapan besar masyarakat agar pengurus Flobamora Kabupaten Merauke hadir sekaligus membuka kegiatan RUA, namun sayangnya tak ada satupun datang.

Rasa kecewa sudah pasti, namun telah ada komitmen panitia untuk melaksanakan RUA pemilihan ketua seperti biasa.

Penggagas Petani Keluarga Flobamora dari tiga distrik, Donatus Manu dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah sejarah dan moment penting pelaksanaan RUA, sekaligus pemilihan ketua.

“Sesungguhnya, saya bukan penggagas, tetapi itu diamanatkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART), sehingga harus dijalankan atau dilaksanakan,” ujar Manu.

Tujuan dilaksanakan RUA pemilihan Ketua Umum Petani Flobamora yang mencakup tiga distruk dimaksud, sekaligus keluarga Flobamora bertemu melepas  rasa ‘kangen’ serta lebih merekatkan hubungan persaudaraan.

Dalam kesempatan itu, Manu menegaskan, agenda kegiatan ini, sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan urusan politik menuju 2024. Murni pemilihan ketua bersama pengurus sebagai wadah atau tempat  bagi petani Flobamora, saling diskusi dan berbagi akan kesulitan yang dihadapi.

Dia mengingatkan kepada semua warga Flobamora dari tiga distrik agar menerima apabila dalam proses, telah  terpilih ketua definitif. Prosesnya-pun  berjalan sangat transparan.

“Kita gandeng tangan bersama-sama sesuai moto Pemerintah Kabupaten Merauke yakni Izakod Bekai-Izakod Kai, Satu Hati-Satu Tujuan,” pintanya.

“Saya juga menyampaikan terimakasih banyak kepada perwakilan masyarakat baik dari SP-3, Erom, Jagebob dan SP-7 yang meluangkan waktunya datang mengikuti proses pemilihan sebentar,” katanya.

Penulis : Frans Kobun

Editor   : Frans Kobun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *