oleh

Di Atas Kapal Ikan, Idul Tewas Dengan Tujuh Luka Tusukan, Pelakunya Adik Kandung

Merauke, Suryapapua.com– Kasus pembunuhan terjadi di atas kapal jaring Ara 01 di Pelabuhan Gudang Arang, Kelurahan Kamahedoga, Kabupaten Merauke Selasa (1/2) sekitar pukul 24.00 WIT.

Korbannya adalah Idul (26) yang ditikam dengan pisau sebanyak tujuh kali oleh pelaku Ikram (22) tahun. Usut punya usut, ternyata korban  penusukan dilakukan adik kandung sendiri.

Untuk diketahui, Idul bekerja di kapal ikan Ara 01. Sedangkan korban  di Kapal Dofonsoro (kapal ikan) juga.

Kanit Reskrim Polsek KP3 Laut Polres Merauke, Aiptu Udin Santoso kepada Surya Papua Selasa (1/2) membenarkan kejadian dimaksud. Menurutnya, ada tujuh luka tusukan di tubuh korban. Selain di pipi, kepala, lengan, juga di punggung serta beberapa  bagian tubuh lain.

Kronologis kasusnya, demikian Kanit, awalnya korban pergi membeli gorengan dengan menggunakan motor. Setelah pulang ke atas kapal Ara 01, beberapa saat kemudian terjadi perkelahian.

Lalu adiknya yang ketiga atas nama Alan berusaha melerai. Namun antara pelaku dan korban  sudah terjatuh. Di saat itulah, pelaku yang memegang pisau, menikam korban (kakaknya) di pipi terlebih dahulu dan berlanjut ke beberapa bagian tubuh lain.

Kanit Reskrim Polsek KP3 Laut Polres Merauke, Aiptu Udin Santoso- Surya Papua/Yulius Bwariat
Kanit Reskrim Polsek KP3 Laut Polres Merauke, Aiptu Udin Santoso- Surya Papua/Yulius Bwariat

Oleh karena tak bisa menolong, Alan pergi meminta bantuan orang lain. Sehingga beberapa saat kemudian,  korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke untuk mendapat pertolongan. Hanya saja, akibat luka serius diderita, korban meninggal.

Sementara pelaku usai melakukan tindakannya, langsung pergi dan sampai sekarang belum juga ditangkap.

Ditanya penyebab penikaman, Udin mengaku masih dalam proses penyelidikan. “Kita belum mengetahui penyebab hingga pelaku tega menikam kakaknya hingga meninggal dunia,” ujarnya.

Penulis : Yulianus Bwariat

Editor   : Frans Kobun

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *